Belajar Photoshop Mengenal Blending Mode

Mengenal Blending Mode

Blending mode yang ditentukan dalam option bar mengontrol bagaimana piksel dalam suatu gambar oleh lukisan atau alat editing. Ini akan membantu menentukan warna saat memvisualisasikan efek blending mode ini, kira-kira teori sederhananya seperti dibawah ini :
  • Warna dasar (base) adalah warna asli dari gambar.
  • Warna campuran (blend) adalah warna yang sudah diaplikasikan dari alat editing atau hasil efek-efek.
  • Yang kemudian kedua warna diatas akan tercampur sesuai Blending Mode yang akan dipakai dan menghasilkan warna campuran (result).
 
Blending mode bisa dipilih pada menu pop up di palet Layer.

Blending Mode dalam Photoshop
Berikut ini adalah daftar blending mode yang ada di palet layer.
 
NB : Hanya Normal, Dissolve, Darken, Multiply, Lighten, Linear Dodge (Add), Difference, Hue, Saturation, Color, Luminosity, Lighter Color, and Darker Color blending mode yang ada untuk gambar 32‑bit.
 
Normal : mode default blending mode dimana objek mempunyai bentuk pixel utuh.
Dissolve : merepresentasikan sifat tembus cahaya dengan menyebarkan secara acak pixel opaque dan transparan.
Darken : menyembunyikan warna terang dan menampilkan warna gelap.
Multiply : menghasilkan warna lebih gelap.
Color Burn : mengurangi warna terang layer aktif dari layer-layer di bawahnya.
Linear Burn : menambah warna gelap dan mengurangi warna terang pada layer aktif dari laer di bawahnya.
 
Lighten : memberikan efek terang pada objek.
Screen : menyimulasikan tumpukan layer agar menghasilkn warna di lebih terang.
Color Dodge : menambahkan tingkat terang dari layer aktif pada layer di bawahnya.
Linear Dodge : menambahkan tingkat terang di atas mode color dodge.
Overlay : menggelapkan warna gelap dan menerangkan warna terang agar penggabungan  gambar lebih merata.
Soft Light : memberikan  warna lebih lembut atau halus.
Hard Light : memberikan cahaya agar semakin jelas atau gelap pada sebuah objek dengan memberi penekanan pada layer aktif.
Vivid Light : menggabungkan mode dan melakukan pembakaran  dan warna terang dengan mengubah kontras.
Linear Light : lebih fokus pada tingkat pencerahan objek (hampir sama dengan Vivid Light).
Pin Light : sangat bergantung pada warna yang digunakan bila untuk mengganti warna.
Hard Mix : hampir sama fungsinya dengan Linear Dodge.
NB: Untuk gambar CMYK, Hard Mix mengganti semua piksel dengan warna intinya (cyan, yellow, or magenta), white, atau black. Nilai maksimum dari warnanya adalah 100.
 
Difference : membalikkan objek dengan mencari perbedaan antara tingkat terang pada layer aktif dengan layer dibawahnya.
Exclusion : kegunaannya mirip dengan mode Difference.
Hue : menghasilkan corak warna beragam dengan mencampur warna hue layer aktif dengan saturasi dan luminocity layer di bwahnya.
Saturation : menghasilkan warna menurut tingkat intensitas warnanya bila digunakan pada objek berwarna.
Color : menggabungkan hue dan saturation layer aktif dengan tingkat luminocity layer di bawahnya.
Luminocity : menggabungkan tingkat terang dan gelap pada layer aktif dengan nilai hue dan saturasi pada layer di bawahnya.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s